Universitas Islam Riau (UIR) terus memperluas jejaring kerja sama strategis dengan dunia industri sebagai bagian dari komitmen mewujudkan visi “Menjadi Universitas Islam Berkelas Dunia Berbasis Iman dan Taqwa Tahun 2041”. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara UIR dan PT. Cahaya Bangsa Harapan Bersama yang dilaksanakan pada Kamis, 5 Februari 2026, bertempat di Ruang Auditorium Lantai IV Gedung Rektorat UIR.
Penandatanganan MoU dilakukan oleh Rektor UIR Assoc. Prof. Dr. Admiral, S.H., M.H., yang diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, Kerja Sama, dan Dakwah Islamiah, Assoc. Prof. Dr. Ir. H. Deddy Purnomo Retno, S.T., M.T., GP. A-Utama, bersama President Direktur PT. Cahaya Bangsa Harapan Bersama, Dr. Ir. Sutikno, M.M., M.T. Kerja sama ini diharapkan mampu memperkuat hubungan antara dunia akademik dan industri, khususnya dalam pengembangan pendidikan, penelitian, serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia.
Rangkaian kegiatan turut diisi dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) antara PT. Cahaya Bangsa Harapan Bersama dan Fakultas Teknik UIR, serta Implementation Agreement (IA) dengan sejumlah program studi di lingkungan Fakultas Teknik, antara lain Program Studi Teknik Sipil, Teknik Mesin, Magister Teknik Mesin, Teknik Informatika, dan Teknik Perencanaan Wilayah.
Dalam sambutannya, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, Kerja Sama, dan Dakwah Islamiah UIR menyampaikan bahwa kolaborasi dengan mitra industri merupakan langkah strategis untuk mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki daya saing global dan kesiapan menghadapi tantangan dunia kerja.
Sebagai bentuk implementasi nyata dari kerja sama tersebut, kegiatan dilanjutkan dengan kuliah umum bertema “Konstruksi Berkelanjutan (Sustainable Construction) dan Bangunan Hijau (Green Building)” yang disampaikan langsung oleh President Direktur PT. Cahaya Bangsa Harapan Bersama, Dr. Ir. Sutikno, M.M., M.T. Kuliah umum ini membahas pentingnya penerapan prinsip pembangunan ramah lingkungan dan efisiensi sumber daya dalam sektor infrastruktur masa depan. Antusiasme mahasiswa terlihat jelas selama kegiatan berlangsung, khususnya pada sesi diskusi interaktif yang menutup rangkaian acara.
Jangan Lupa Kunjungi kami disini




