PEKANBARU – Universitas Islam Riau (UIR) terus memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia dan tata kelola pemerintahan melalui kolaborasi dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Riau. Penguatan kerja sama tersebut diwujudkan melalui Implementation Arrangement (IA) antara Program Studi Doktor Sains Manajemen Program Pascasarjana UIR dan BPSDM Provinsi Riau.
IA menjadi langkah strategis untuk menerjemahkan kerja sama kelembagaan ke dalam program yang konkret, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata. Kolaborasi ini membuka ruang yang lebih luas bagi integrasi pendidikan, penelitian, pengembangan kompetensi aparatur, serta kebutuhan kebijakan publik di Provinsi Riau.
Kepala BPSDM Provinsi Riau menegaskan bahwa peningkatan kompetensi aparatur perlu diarahkan pada kemampuan memahami persoalan, menganalisis bukti, serta menghasilkan rekomendasi yang dapat mendukung penyelesaian berbagai persoalan pemerintahan dan pembangunan daerah.
Sejalan dengan komitmen tersebut, Program Studi Doktor Sains Manajemen UIR menghadirkan Workshop From Home Seri 9 bertajuk “Mastering Policy Brief: Menyusun Dokumen Kebijakan yang Kompak dan Komunikatif” secara daring pada Jumat, 14 Agustus 2026.
Kegiatan menghadirkan Guru Besar Program Studi Doktor Sains Manajemen UIR, Prof. Dr. H. Detri Karya, SE., MA, sebagai narasumber, dengan moderator Drs. Ahmad Fauzi, M.Si., Widyaiswara Ahli Utama BPSDM Provinsi Riau.
Dalam pemaparannya, Prof. Detri menjelaskan bahwa policy brief bukan sekadar ringkasan penelitian, tetapi instrumen penting untuk menerjemahkan hasil analisis menjadi informasi yang relevan bagi pengambil keputusan. Policy brief yang baik harus mampu menghubungkan persoalan, bukti, alternatif kebijakan, rekomendasi, hingga keputusan secara jelas dan sistematis.
Ia juga menekankan pentingnya kemampuan membedakan gejala, masalah, akar penyebab, dan solusi agar rekomendasi kebijakan yang dihasilkan benar-benar tepat sasaran. Selain itu, alternatif kebijakan perlu mempertimbangkan efektivitas, efisiensi, penerimaan pemangku kepentingan, dasar hukum, keadilan, kapasitas administratif, serta ketepatan waktu pelaksanaan.
Melalui implementasi IA ini, UIR dan BPSDM Provinsi Riau diharapkan semakin mampu membangun ekosistem kolaborasi yang menghubungkan pengetahuan akademik dengan kebutuhan pemerintahan. Bagi Program Studi Doktor Sains Manajemen UIR, kerja sama tersebut sekaligus mempertegas komitmen untuk menghasilkan kontribusi akademik yang mampu menjawab tantangan manajemen dan pembangunan daerah.




