Kantor Urusan Internasional
dan Kerjasama

Universitas Islam Riau

UIR dan UTHM Perkuat Kolaborasi Riset Internasional melalui Symposium Material Mekanik dan Fungsional 2026

Pekanbaru, 13 Oktober 2026 – Universitas Islam Riau (UIR) terus memperkuat jejaring akademik internasional melalui kolaborasi bersama Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM) dalam penyelenggaraan International Symposium on Mechanical and Functional Materials (ISFM 2026). Kegiatan ini berlangsung pada Selasa (13/10/2026) di Auditorium Lantai III Gedung Pascasarjana UIR, Pekanbaru.

Simposium internasional ini menjadi wadah pertukaran pengetahuan, diseminasi hasil penelitian, serta pengembangan kolaborasi akademik di bidang keteknikan, khususnya material mekanik dan fungsional. Kegiatan tersebut juga mencerminkan komitmen kedua perguruan tinggi dalam mendorong inovasi dan meningkatkan kualitas pendidikan tinggi melalui kerja sama lintas negara.

Rektor UIR, Dr. Admiral, S.H., M.H., yang diwakili Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, Kerja Sama, dan Dakwah Islamiah, Dr. Ir. H. Deddy Purnomo Retno, S.T., M.T., GP., A-Utama, menyampaikan bahwa ISFM 2026 merupakan bentuk kolaborasi internasional yang memberikan kesempatan bagi akademisi dan mahasiswa untuk memperluas wawasan serta mengikuti perkembangan teknologi terkini.

Simposium ini menghadirkan Prof. Dr. Shahruddin bin Mahzan sebagai keynote speaker dengan materi “Damage Detection to Smart Structures: Advancing the Future of Structural Health Monitoring”. Selain itu, empat presenter turut memaparkan hasil penelitian, yakni Assoc. Prof. Ts. Dr. Hamimah binti Abd Rahman mengenai teknologi sel bahan bakar, Assoc. Prof. Dr. Sufizar Ahmad mengenai fabrikasi filter air berbahan serbuk silika, Dr. Ir. Dedikarni, S.T., M.Sc. mengenai unsur tanah jarang dan material fungsional untuk rekayasa berkelanjutan, serta Dr. Ir. Eddy Elfiano, S.T., M.Eng. mengenai perpindahan panas konveksi campuran pada nanofluida hibrida.

Kepala BKUI UIR, Dini Tiara Sasmi, S.IP., M.Si., M.A., menyampaikan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari penguatan hubungan kelembagaan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), Memorandum of Agreement (MoA), dan Implementation Arrangement (IA) antara UIR dan UTHM.

Melalui ISFM 2026, UIR berharap kolaborasi dengan UTHM dapat terus berkembang dalam bidang pendidikan, penelitian, publikasi ilmiah, dan pertukaran akademik. Sinergi ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing institusi serta memperkuat kontribusi kedua universitas dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di tingkat internasional.

Facebook
Twitter
WhatsApp